oleh

8 Tips Menidurkan Bayi dengan Cepat dan Nyenyak

Bayi memiliki pola tidur yang berbeda dari orang dewasa. Ia membutuhkan lebih banyak waktu untuk istirahat agar otaknya berkembang optimal. Tidak hanya itu, hormon pertumbuhan bekerja saat bayi tertidur. Namun, tidak semua bayi bisa tidur dengan mudah dan normal. Oleh karena itu, ada beberapa cara untuk menidurkan bayi dengan cepat dan nyenyak untuk bayi yang sulit tidur.

Lama waktu istirahat anak bayi Anda harus disesuaikan dengan usia. Bayi dari 0 hingga 3 bulan membutuhkan waktu antara 16 dan 18 jam untuk tidur. Di usia ini, bayi sering terbangun di malam hari. Mereka juga sensitif terhadap udara panas atau dingin.

Bayi dari 3 hingga 6 bulan membutuhkan minimal 14 jam untuk istirahat. Pada saat ini Bayi lebih jarang terbangun di malam hari.

Sedangkan untuk bayi 6 bulan dan lebih tua. Durasi tidur sekitar 12 jam sehari. Saat memasuki usia ini, anak Anda sering bangun di malam hari karena suatu alasan. Seperti, pertumbuhan gigi, udara panas, atau tidak nyaman dengan suasana ruangan.

8 Tips Menidurkan Bayi

Apakah bayi Anda kesulitan tidur? Mungkin ada yang salah dengan cara Anda untuk membuatnya tertidur. Sebagai referensi, berikut adalah delapan tips yang bisa Anda terapkan agar bayi Anda tidur lebih cepat.

1. Redupkan lampu

Saran pertama, redupkan cahaya ruangan saat Anda menidurkan bayi. Jika siang hari, tutup jendela dengan gorden. Saat gelap, gunakan lampu dan matikan lampu utama.

Apa yang terjadi jika bayi lebih menyukai lampu terang? Lebih disukai, hindari kebiasaan dari kecil. Pencahayaan yang terlalu menyilaukan dapat memengaruhi penglihatan bayi Anda secara negatif.

2. Berikan ASI sebelum tidur

Anda dapat melakukan metode ini saat bayi Anda berusia kurang dari 12 bulan. Biasanya, si kecil kesulitan tidur karena kelaparan. Satu-satunya cara untuk tidur nyenyak adalah dengan memberikan susu.

3. Hindari mengubah posisi tidur bayi

Bayi yang berusia di bawah 3 bulan biasanya ditidurkan. Jika Anda tertidur, cobalah untuk tidak memindahkannya. Anak Anda mungkin bangun karena sentuhannya.

Namun, Anda dapat mengubah posisi bayi saat membahayakan keselamatan Anda. Misalnya, dia pindah ke tepi tempat tidur atau dengan tangan ditekan.

Menurut laporan HealthyChildren, posisi tidur terbaik untuk bayi adalah posisi telentang. Posisi ini dapat mencegah Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) atau kematian mendadak yang biasanya terjadi pada bayi di bawah 1 tahun.

4. Baca cerita atau nyanyikan lagu

Ketika Anda membuat bayi Anda tertidur, cobalah untuk tidak mengajaknya bercanda atau berbicara. Sebagai gantinya, Anda dapat membaca cerita, cerita atau menyanyikan lagu. Jika anak Anda terbiasa mendengarkan musik tertentu, nyalakan saat Anda tidur. Metode ini juga dapat membantu anak Anda tertidur dengan cepat.

5. Ciptakan suasana yang tenang

Beberapa bayi yang mengalami kesulitan tidur siang karena suasana yang tidak nyaman. Kebisingan yang mengelilinginya sering mengganggu kenyamanan si kecil Anda. Karena itu, pastikan bahwa lokasi kamar anak Anda ada di ruang tamu sehingga suara kendaraan tidak mengganggunya.

6. Suhu sekitar dingin

Bayi sangat sensitif terhadap udara panas atau dingin. Saat panas, ia sering meminta untuk meninggalkan ruangan. Sebaliknya, cuaca dingin membuat anak Anda tidak mau tidur. Lalu, ruangan harus sejuk agar bayi merasa nyaman.

7. Mandikan bayi sebelum tidur

Saran berikutnya adalah memandikan bayi sebelum tidur. Setelah mandi, anak Anda akan merasa lebih nyaman. Karena itu, Anda mudah ditidurkan.

8. Biasakan tidur tepat waktu

Setiap bayi memiliki jam tidur yang berbeda. Beberapa digunakan untuk tidur siang, yang lain tidak. Meski begitu, Anda harus menidurkan anak Anda dengan disiplin.

Misalnya, bayi biasanya tidur setiap enam sore. Itu berarti Anda harus menidurkannya saat itu juga. Jangan ubah jam ini dari waktu ke waktu, karena dapat menyebabkan anak Anda sulit tidur.

Itulah ulasan tentang cara membuat bayi tidur nyenyak dan cepat. Meskipun tips ini dapat diterapkan untuk semua bayi, Anda juga harus memperhatikan karakter mereka. Itu karena ada bayi yang terbiasa tidur nyenyak dan disiplin dalam kondisi apa pun. Sementara bayi lain sangat membutuhkan suasana khusus untuk tidur.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed